Tuesday , 22 October 2019
Home » Polres Blitar » Kapolres Blitar Sambut kedatangan Kunjungan Menteri Pertanian di Pabrik gula RMI

Kapolres Blitar Sambut kedatangan Kunjungan Menteri Pertanian di Pabrik gula RMI

Tribratanewsblitar.net – Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto, S.I.K., MSi bersama Forkopimda Kabupaten Blitar menyambut dan mendampingi kunjungan kerja (kunker) Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman. MP di Kabupaten Blitar, Rabu (9/10/2019).

Kunker Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP Ini merupakan kunjungan pertama Amran ke pabrik gula yang baru beroperasi tersebut.

Dalam sambutanya Menteri Pertanian mengatakan “Sekarang 10 pabrik gula baru telah tercapai, salah satunya di Blitar dan sudah giling. Targetnya dari 10 pabrik gula berbasis tebu ini, produksi tambahan bisa mencapai 1 juta ton pertahun. Kita sekarang produksi 2,5 juta ton. Sementara kekuranganya 300 sampai 500 ribu ton. Kalau semua optimal, Insyaallah sebentar lagi kita swasembada white sugar,” ungkap Amran Sulaiman.

Meski begitu, Amran mengaku ada sejumlah kendala yang harus dihadapi. Salah satunya kondisi lahan kering yang tidak bisa ditanami tebu. Untuk itu, kini Kementan tengah mengupayakan teknologi Ring Irrigation System bisa diterapkan petani. Sistem ini memungkinkan air masuk lewat bawah langsung ke akar. Sehingga lahan kering bukan lagi hambatan bagi petani tebu.

“Kendala banyak, tapi kita harus optimis. Kita ada teknologi Ring Irrigation System, jadi airnya masuk lewat bawah langsung ke akar. Teknologinya sudah ada, tinggal kita terapkan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Amran juga berpesan pada Pemkab Blitar untuk melindungi investor. Karena investor yang masuk pasti akan menggerakkan perekonomian. Dikatakannya, pabrik gula padat karya sehingga membutuhkan tenaga cukup banyak.

“Yang terpenting, kami pesan pada pak bupati lindungi investor. Buat apa? Karena ini akan membuka lapangan kerja masyarakat sekitar. Pabrik gula itu padat karya, mulai dari kebun tebu hingga masuk pabrik. Bahkan selain yang di dalam, ekonomi masyarakat sekitar juga bergerak. Dulu tidak ada warung, sekarang banyak,” paparnya.

Sementara itu Bupati Blitar mengatakan bahwa keberadaan pabrik gula RMI diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar, utamanya Blitar Selatan.

“Jika selama ini tebu Blitar dikirim keluar seperti ke Malang, Kediri dan Tulungagung. Tentunya akan bergeser ke PT RMI dan ini pasti akan menjadi salah satu penggerak perekonomian Blitar selatan,” ungkap Bupati Rijanto.

Pabrik gula PT RMI mulai buka giling pada 22 Agustus 2019. Dengan mengolah tebu rata-rata di pekan pertama mencapai 4.000 TCD (tones of cane per day/ton tebu per hari). Angka ini masih akan terus naik hingga 10.000-20.000 TCD.

Sementara potensi lahan tebu di Kabupaten Blitar lebih dari 39 ribu hektare, namun ditanami baru sekitar 40 persen.(*)

About Admin Humas

Portal berita resmi Polres Blitar kabupaten yang sangat komprehensif, obyektif dan dapat dipercaya serta uptodate dari waktu ke waktu.

Check Also

Kapolres Blitar Undang Yatim Piatu Doa Keamanan Jelang Pelantikan Presiden

    Tribratanewsblitar.net – Kamis (17/10), Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto SIK, Msi. mengundang puluhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *